Akhir-akhir ini sering nih kita jumpai di tv, koran, internet, dan media lain yang lagi heboh-hebohnya ngebahas kongres PSSI untuk memilih siapa bos yang akan memimpin PSSI kita. ada Arifin P (bosnya LPI, saya lupa nama kepanjanga 'P'nya, nda tw Paniro,Panigoro,atau apa), George Tonisutta (Kepala staf TNI AD), Nirwan Bakrie, dan Nurin Halid. nah, nama terakhir yang notabenenya merupakan 'juara bertahan' dalam pemilihan tahun 2003 silam ini sudah dicap masyarakat sebagai pengacau,biang kerok,dan perusak sepakbola tanah air. Nurdin dulunya pernah duduk nyaman di kursi DPR-RI (bukan cuma duduk-duduk doang maksudnya) periode 1999-2004. Trus, pada 2003, ni orang emang kelewat ngetop kali ya, sampai akhirnya ia bisa dipilih jadi Ketum PSSI, nah lo hebat kan? di Indonesia orang mantan pejabat DPR-RI jadi ikutan ngurus main bola di Indonesia, ketua pula. Nurdin hebat ya? hebat hebat hebat. Pasti langsung nanya, "lo mas, kok hebatnya dicoret sih? karena bos nurdin ini bukan cuma jago jadi bos doang, jago korupsi juga lo!!! bayangin aja, nurdin udah berulang kali bolak-balik jeruji besi (sampai-sampai polisi sama jeruji besinya bosen liat kumisnya :D hohoho). Tercatat dia pernah melakukan penyelundupan gula impor ilegal n minyak goreng (mau dipake bikin teh manis n bikin kerupuk udang kali ya?) n ditangkap pada 16 Juli 2004. tapi setahun kemudian bebas karena kata pengadilan gak bersalah (sakti amat si nurdin). Masih tentang korupsi adalah kala dihukum 2 tahun 6 bulan karena penyelundupan impor beras dari Vietnam (yang ini mungkin lagi pengen bikin hajatan kali ya?mw bkin nasi tumpeng, haha..),baru satu tahun, nurdin merdeka tepat pada 17 Agustus 2006 karena remisi kemerdekaan. Tapi baru satu tahun merasakan udara bebas, nurdin ditahan lagi karena MA menyatakan Nurdin bersalah dalam kasus minyak goreng yang pertama.
Sebenarnya, berdasarkan statuta FIFA, orang bermasalah kayak nurdin neh gak bisa mimpin organisasi sepakbola di negaranya, karena syaratnya jadi ketua adalah harus TIDAK PERNAH terlibat dalam kasus kriminal. eh sama nurdin diganti semau perut moyangnya jadi harus TIDAK SEDANG terlibat dalam kasus kriminal, So, habis keluar dari bui, dia mimpin lagi deh.. T_T
Dari serendel-petel (bahasa apaan tuh?) prestasi mengkinclong nurdin, rasanya konyol banget kalo nantinya yang jadi ketua PSSI tuh koruptor, jangan-jangan sepatu bola pemain sama kostum-kostumnya digasak lagi, nggak banget kan? lagian, ada beberapa alasan yang yahud buat nyepak nurdin dari arena bola indonesia tercinta, they are:
1. Nurdin tuh mantan napi, gak boleh mimpin PSSI
2. Nurdin tuh kader partai, mana boleh dia mimpin kalo dianya nda independen
3.Rekor korupssinya, waw..
4.Nurdin semaunya ganti satuta FIFA sesuai maunya
5.Nurdin sering menentang presiden FIFA, Sepp Blater, wah..kurang ajr bener y?
6.Konon nurdin menggunakan politik uang saat memenangkan pemilihan 2003 silam
7.Nurdin terlalu sering mengintervensi keputusan komdis demi menjaga posisiya
8.Bendahara PSSI, Josef Revo (anggotanya bos) aja pembunuh istrinya
9.Wakil ketua tim fairplay PSSI, TM Nurlif merupakan tersangka cek suap pemilihan DGS BI
10.Jual beli trofi, konon, piala AFF kemarin juga salah satu trofi yang dia 'jual' kepada lawan
11.8 tahun nurdin memimpin, 0 gelar TIMNAS
12.Pengaturan skor
13.dan kawan-kawan..banyak pelanggarannya ya?
Jadi, satu hati kita, mari ubah PSSI demi kelangsungan sepakbola INDONESIA yang BERPRESTASI!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar